April 10, 2010

Desain dan Perancangan dalam Desain Interior




Desain dan Perancangan dalam Desain Interior

oleh:
ROSA ZULFIKHAR




1. Mampu merumuskan tanggapan awal terhadap penugasan

a. Membaca keinginan owner

Untuk dapat merancang desain interior suatu bangunan, seorang desainer dapat membaca keinginan suatu owner dengan instingnya. Untuk itu dibutuhkan adanya pengalaman dan banyaknya referensi material yang ada. Kebutuhan pelanggan adalah sercice seorang desainer untuk memenuhi kebutuhan. Keuletan, kerja, keras, dan karya yang orisinal adalah suatu bentuk apresiasi diri yang bagus dan berguna.

b. Membuat data colecting

Dalam merancang interior bangunan tentu dibutuhkan adanya referensi yang lengkap untuk sarana awal dalam merancang, agar desain yang ada dapat direalisasikan dengan mudah.
c. Mengidentifikasi permasalahan

Permasalahan dalam merancang tentu banyak sekali. Terutama kendala dalam modal dan job. Dengan masuk ke dalam tenderpun belum tentu dapat langsung mendapatkan proyek, apalagi kerjasama dengan perusahaan lain. Permasalahan-permasalahan seperti ini perlu di pikirkan oleh desainer, salah satunya resiko. Ada banyak sekali resiko dalam merancang dan mendirikan bangunan. Dari resiko permodalan, rusaknya barang, kecelakaan kerja, bahakan sampai bangkrutnya perusahaan yang dimulai dari banyak faktor. Faktor tersebut bisa terjadi karena kelalaian, pemaksaan kerja, dan keegoisan pimpinan dalam merancang suatu proyek. Hal ini dapat berakibat fatal, maka disarankan untuk selalu waspada, hati-hati, dan selalu bekerjasama dalam bekerja.

d. Mencari solusi atau permecahan masalah
Dalam bekerja tentu banyak solusi yang dihadapi, namun solusi tersebut dapat teratasi dengan membuat solusi yang efisien dan efektif. Hal ini dapat dilakukan dengan dengan kerjasama, introspeksi diri, banyak mengambil referensi, dan terus belajar sekalipun sebagai seorang desainer interior yang profesional.








2. Mampu mewujudkan tanggapan awal menjadi gagasan

a. Menyusun program ruang
Membuat programing atau program ruang tentu harus memperhatikan kebutuhan pengguna, kemudian kita beri solusi yang sesuai dengan ergonomi manusia. Dengan adanya beragam solusi dapat memberikan kenyamanan bagi si pengguna.


b. Membuat pembiayaan proyek

Proyek yang dikerjakan tentu menggunakan dana baik modal sendiri ataukah dalam bentuk pinjaman. Hal ini sangat mempengaruhi akan berjalanya suatu proyek tersebut.Rencana tersebut dalam proyek disebut RAB (Rencana Anggaran Biaya) Anggaran ini dapat digunakan untuk pembiayaan keseluruhan proyek. Untuk membuat RAB yang tepat tentu diperlukanya surfei bahan bangunan yang sesuai dengan pasaran yang ada.

c. Membuat jadwal proyek

Agar proyek dapat selesai tepat waktu dan lebih cepat maka perlu dibuat jadwal proyek. Hal ini digunakan agar cara bekerja dapat diatur dan mengurangi kerugian akibat adanya keterlambatan dan keteledoran pekerja dalam menangani suatu proyek.

d. Memprediksi tingkat kompleksitas proyek

Banyak dan sulitnya pekerjaan tentu menyulitkan desainer interior untuk bekerja maksimal. Maka dibutuhkan adanya kerjasama antar kelompok dalam mengatasi, menyusun, dan memprediksi tingkat kompleksitas proyek


3. Mampu mewujudkan gagasan menjadi desain


a. Membuat lay-out ruang dan memilih furniture




Teori dan sejarah merupakan hal yang esensial untuk mempelajari dan menngerti arsitketur. Teori dalam arsitektur membicarakan apakah arsitektur itu, apa yang harus dilakukannya, dan bagaimana merancangnya. Sejarah sangat berhubungan erat mengenai teori-teori, kejadian-kejadian, metoda-metoda perancangan dan bangunan-bangunan. Pengaruh keduanya terhadap masa depan sangat perlu. Kritik sebagai proses dan catatan dari tanggapan terhadap lingkungan binaan, kritikan juga berhubungan langsung dengan teori dan sejarah. Bab ini mengenai teori, kritik dan sejarah dan dalam pelaksanaannya merupakan salah satu basis esensial untuk mempelajari dan mempraktekan arsitektur.




b. Membuat material dan colour scheme

Analogi Biologis

"Bangunan adalah suatu proses biologis, .... bangunan bukan suatu proses estetika". Teori Arsitektur yang berdasarkan analogi biologis ada 2 bentuk :
a. Bersifat umum. Terpusat pada hubungan antara bagian-bagian bangunan atau antara bangunan dengan penempatannya/penataannya. F.L. Wright ---> Arsitektur Organis.
b. Lebih bersifat khusus. Terpusat pada pertumbuhan proses-proses dan kemampuan gerakan yang berhubungan dengan organisme.



c. Membuat tata cahaya (lighting)
Perancangan Arsitektur untuk mengidentifikasikan pola-pola dan jenis-jenis baku dari kebutuhan suatu tempat/kebudayaan tertentu untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut. Hubungan-hubungan lingkungan dan perilaku menggunakan pendekatan tipologis/pola untuk membuat suatu bangunan/kota.
Dengan menyediakan alat-alat perlengkapan dan kesan-kesan yang diperlukan serta perabot-perabot disusun secara teratur.

d. Memecahkan masalah konstruksi interior, membuat titik lampu, AC serta mengerti prinsip plumbing dan akustik

Dimaksudkan untuk menanggapi kebutuhan langsung dengan cara menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh dan tanpa mengarah ke suatu tujuan/cita-cita Pedoman apa saja dapat dipakai untuk mengukur rancangan tersebut

e. Menciptakan / menerapkan gaya arsitektur, furniture dan asesoris

Teori adalah ungkapan umum apakah arsitektur itu, tujuan yang dicapai, dan bagaimana cara terbaik untuk merancang. Sebagian besar perancangan arsitektural merupakan kegiatan merumuskan daripada kegiatan menganalisis, dengan memadukan bermacam ragam unsur dalam cara-cara dan keadaan-keadaan baru, sehingga hasilnya tidak semuanya dapat diramalkan. Teori dalam arsitektur mengemukakan arah, tapi tidak dapat menjamin hasilnya. Dalam menganjurkan cara-cara khusus untuk memandang arsitektur, para ahli teori seringkali mendasarkan diri pada analogi.

f. Menetapkan azas universal elemen desain, komposisi serta pengetahuan seni rupa

Arsitek menyebabkan orang bergerak ke suatu arah dengan memberikan petunjuk-petunjuk visual misalnya. Arsitek dalam analogi Dramaturgi mengatur aksi sekaligus menunjangnya. Arsitektur adalah seni yang menuntut lebih banyak penalaran daripada ilham-ilham dan lebih banyak pengetahuan faktual daripada semangat. Metode pemecahan masalah beranggapan bahwa kebutuhan-kebutuhan lingkungan merupakan masalah yang harus diselesaikan secara analisis. Suatu ciri dari metode pemecahan masalah dalam perancangan adalah prosedur yang seksama dan terpadu.









PENERANGAN (LIGHTING)

Dalam perancangan Interior
Pencahayaan merupakan unsur yang memegang peranan penting dalam desain interior. Dalam hal ini dibutuhkan kepekaan terhadap efek cahaya dan warna ruang agar berfungsi sebagaimana tujuannya dan mempunyai nilai seni yang tinggi. Pencahayaan dibedakan menjadi pencahayaan alami dan buatan.

1. PENCAHAYAAN ALAM
Penerangan atau pencahayaan yang diakibatkan oleh benda-benda alam yang memancarkan sinar seperti matahari, rembulan, dan lain-lain.
Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam perancangan ruang dalam adalah:
•Kapan dan berapa lama sinar tersebut masuk dan mengganggu aktifitas kerja di dalam hunian. Hal ini dipengaruhi juga oleh letak lintang kita di bumi. Misalnya di Pulau Jawa yang berada di sebelah Selatan garis katulistiwa, sehingga matahari akan memancarkan sinarnya sepanjang tahun lebih banyak di sebelah Utara. Dengan demikian bukaan di sebelah selatan akan sangat menguntungkan karena kita tidak perlu memberi shading pada jendela.
•Pada jendela perlu dipertimbangkan jarak, letak, luas, ketinggian dari permukaan bidang tangkap terhadap arah datangnya sinar.
•Untuk jendela atau pintu kaca harus mempunyai absorbsi (daya seraplangsung), difuse (bias) mampu berefleksi (pantul) terhadap sinar matahari yang masuk ruang.
Beberapa bahan dan efek reaksinya terhadap cahaya:
•Kaca rayban, one way glass dapat mereduksi sinar matahari yang masuk ruang sehingga terasa sejuk dan nyaman.
•Kaca berwarna seperti stained glass (kaca patri), cahaya yang menerobos melalui kaca tersebut menimbulkan efek cahaya dengan bias yang indah berwarna-warni sehingga membuat suasana ruang menjadi meriah, cerah dan unik.
•Glass bloci, kaca es dan kaca matts, menimbulkan efek cahaya yang translucent (bias) sehingga suasana menjadi sejuk, namun tetap privat dan introvert.
Bangunan bergaya tropis mempunyai overstek cukup panjang sehingga sinar matahari yang masuk menjadi terhalang dan kesejukan ruang dapat dijaga. Letak dan luas bidang pembukaan terhadap arah datanya sinar juga menimbulkan efek cahaya khusus, misalnya pada gereja kuno (gaya klasik) dengan adanya sorot cahaya yang masuk melewati ventilasi atau jendela atas menjadikan kesan sakral, agung dan religius.

2. PENERANGAN BUATAN
Penerangan yang terjadi akibat sumber cahaya yang dibuat oleh manusia, misalnya lilin, lampu, obor dll. Untuk mendapatkan terang cahaya yang memadai dalam suatu ruang kegiatan, harus dipertimbangkan iluminasi (kuat penerangan), sudut penyinaran lampu, jenis dan jarak penempatan lampu yang diperlukan sesuai dengan kegiatan yang ada dalam suatu ruangan.
Peranan lampu dalam perancangan ruang dalam:
•Lampu jika diatur dengan baik akan menimbulkan suasana atau efek cahaya khusus, dengan memberikan tekanan (tone) pada warna ruang dan memancing emosi seseorang yang tinggal di dalam ruang tersebut.
•Lampu memberikan kesan psikologis, contohnya:
•Lampu tungsten, TL dan florescent yang berwarna putih terang memberi kesan sejuk dan dingin.
•Lampu yang mengakibatkan warna ruang menjadi kemerahan dapat menimbulkan kesan ruang menjadi panas dan merangsang emosi seseorang yang berada didalamnya.
•Cahaya lampu yang berwarna kuning redup dapat menjadikan kesan intim dan romantis. Warna lampu kebiru-biruan, hijau, lembayung, dapat memberikan kesan dingin atau sejuk bahkan misterius.
•Lampu pijar, halogen dan mercury yang sinarnya berwarna kuning keemasan menimbulkan kesan hangat, akrab dan intim pada suatu ruang dalam.
•Lampu dapat memperkuat arah pandangan pada suatu ruang.
Jenis lampu dan efek yang ditimbulkan pada ruang
Dalam suatu ruang pameran atau display seperti galeri, museum, butik, dan toko perhiasan lebih mementingkan penerangan pada benda-benda yang dipamerkan daripada ruang keseluruhan, sehingga digunakan jenis lampu spot light, down light, yang sorotnya lebih terfokus.
Menurut daerah yang diterangi, penerangan buatan dibedakan menjadi dua:
•Penerangan umum atau merata
Penerangan yang memerangi seluruh ruangan secara merata (general lighting), biasanya digunakan untuk ruangan umum dan tidak memerlukan ketelitian.
•Penerangan setempat
Penerangan yang hanya menyorot tempat tertentu saja (spot lighting), biasanya digunakan untuk tempat kerja yang memerlukan ketelitian kerja atau suatu tempat tertentu yang menarik dan sengaja ditonjolkan.
Lampu penerangan interior berdasarkan cara pemberian cahayanya dibedakan:
•Penerangan langsung
•Penerangan tidak langsung
•Penerangan setengah langsung
•Penerangan setengah tidak langsung
Lampu penerangan interior ruangan berdasarkan bola lampunya dibedakan menjadi:
•Lampu pijar, lampu yang kawat pijarnya terlihat nyalanya dari luar kaca.
•Lampu difus, lampu yang kawat/gas pijarnya tidak kelihatan nyalanya dari luar kaca buram.
Lampu penerangan interior ruangan berdasarkan cara pemasangannya dibedakan:
•Lampu duduk, biasanya diletakkan diatas meja atau lantai (berdiri) lampu tempel, menempel di dinding, di tiang, di langit-langit
•Lampu gantung, di plafond
•Lampu tanam, di plafon, di dinding, dan lain-lain.



4. Mampu mebuat desain yang dapat diwujudkan pelaksanaanya

a. Membuat skala yang baik dan benar

Membuat Persiapan Desain Interior Rumah
Jika Anda ingin menghiasi lagi seluruh rumah, maka belajar desain interior dan dekorasi mungkin untuk dilakukan. Jadi, dengan pikiran yang dalam, interior design software dapat menjadi salah satu pembelian Anda, terutama jika Anda tidak ingin mempekerjakan seorang penghias. Tentunya ada kelebihan dan kekurangan kepada seluruh design ideas "Do It". Pertama, Jika Anda tidak komputer-orang ramah, maka Anda mungkin merasa sedikit sulit untuk pilot air dari interior desain perangkat lunak. Sekali lagi, selalu ada alternatif, untuk menjadi sebuah interior design penghias di mana Anda akan keluar uang lebih banyak dari yang Anda mampu. Berarti bahwa Anda mungkin ada di bawah untuk memotong beberapa kebutuhan dekorasi anda.

b. Menetapkan antropometri dan ergonomi secara benar

Sekarang, Anda di sini, anda telah membuat keputusan untuk memberikan yang pergi sendiri. Membiarkan desainer dan decorators tertinggal. Selamat! Tidak perlu sulit seperti yang anda berpikir dan bahkan bisa menjadi mutlak incredible menyenangkan. Satu-satunya waktu yang mungkin akan benar-benar mendapatkan adalah khawatir bila Anda perlu melakukan anggaran. After that it's a matter of geser ke bawah melalui jalan desain design ideas rumah Anda berencana. Dan mudah-mudahan dengan hampir setiap gundukan atau detours. Namun, mereka dapat exspected, sehingga tidak kecewa, terus bergerak maju dalam desain interior rencana.

c. Menterjemahkan hubungan manusia dan lingkungan ke dalam desain

Sekarang kembali ke perangkat lunak. Jika Anda tidak terlalu baik terletak artistik dengan kemampuan dan keterampilan visual gambar Anda dapat melihat ke beberapa bantuan dari teman yang baik untuk membantu Anda memahami perangkat lunak. Namun, jika Anda seorang yang ingin belajar sendiri, tentu saja, jangan ragu-ragu. Pembelajaran yang akan memberi hasil bagi Anda. Tidak masalah sebenarnya baik cara bagaimana Anda lanjut tentang hal ini selama Anda mendapatkan desain interior rumah proyek di tanah.Setelah semua ada hanya begitu lama yang dapat berdiri dan menonton anda rumah roboh di sekitar anda. Ok, Walaupun yang mungkin telah sedikit sebuah pernyataan yg berlebih-lebihan, jika Anda berpikir tentang desain interior rumah atau Renovasi maka sekarang adalah waktu untuk melakukannya. Jika anda menaruh keluar sekarang, tidak ada waktu dan memberitahu jika akan ada waktu berikutnya.
.

d. Menerapkan faktor-faktor fisik, sosiologis, dan phisikologis ke dalam desain.

Setelah memutuskan itu, maka anda dapat melanjutkan ke tahap berikutnya yang merupakan ketentuan, perencanaan apa yang Anda lakukan. Dan ini adalah di mana desain interior rumah perangkat lunak akan menolong. Dengan sedikit bantuan visual gambar, Anda dapat membayangkan apa yang Anda redecorating rencana akan Anda lakukan untuk kamar dan membuat hidup Anda hanya yang jauh lebih mudah. Dan pada akhirnya yang benar-benar apa yang ingin bukan, untuk membuat hidup anda lebih mudah. Mempelajari dasar dari desain interior dan dekorasi, yang menjadi bagian dari perangkat lunak desain interior rumah dan membawa Anda kembali ke kehidupan.


e. Menerapkan peraturan dan standar bangunan ke dalam desain

Dan salah satu hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk desain interior rumah Anda akan proyek tepat untuk menentukan apa yang Anda akan lakukan. Misalnya, Anda akan melewati seluruh rumah satu kamar di suatu waktu atau Anda akan lakukan hanya satu atau dua kamar sekarang. Ataukah memilih consultant interior / consultant ideas. Terserah Anda. Kemudian ini merupakan keputusan penting, sehingga mengambil waktu anda dan pastikan sudah apa yang ingin Anda lakukan. Ini keputusan yang dictates bagaimana, apa dan kapan yang kemudian tahapan berikutnya karena harus dimengerti peraturan dan standar bangunan ke dalam desain.

No comments:

Post a Comment